Halaman

Minggu, 13 April 2014

Dampak Negatif Penggunaan Internet

Internet dan psikologi memiliki kaitan yang sangat erat. Dapat dikatakan bahwa  internet adalah hasil dari pola pikir manusia dan kesadaran manusia akan kebutuhan teknologi. Sedangkan psikologi sendiri adalah ilmu yang mempelajari perikalu manusia. Jadi, dapat kita lihat bahwa keduanya memiliki hubungan, dimana internet memberi pengaruh pada psikologi dan demikian sebaliknya.
Dewasa ini, internet menjadi hal yang mutlak diperlukan di dalam kehidupan sehari-hari. Internet dapat memberi dampak positif, misalnya membantu kita mendapatkan informasi dengan cepat ataupun menyelesaikan tugas-tugas dengan lebih baik karena sumber referensi yang begitu banyak bertaburan di internet. Akan tetapi, internet tentu saja memiliki dampak negatif, misalnya saja yang paling besar jumlahnya saat ini yaitu pornografi. Tentu saja hal ini berdampak pada psikologi, khususnya pada anak-anak. Tidak sedikit juga orang-orang yang menjadikan dunia maya tempat untuk menunjukan jati dirinya yang sebenarnya dan mengisolasi diri dari dunia nyata. Untuk selengkapnya, berikut ini adalah dampak negatif dari penggunaan internet.

Anti Sosial
Antisosial adalah gangguan di mana penderitanya tidak peduli dengan hak orang lain. Tindakan mereka tidak didasarkan pada apa pun kecuali hasrat mereka sendiri. Orang dengan gangguan ini menunjukkan pola perilaku impulsif, tidak bertanggung jawab, tidak dipikirkan, dan kadang-kadang kriminal. Hal ini dapat disebabkan karena terlalu lama menggunakan internet, sehingga cenderung jarang bersosialisasi dan berkomunikasi dengan individu lain atau lingkungannya.

Pornografi
Seiring dengan perkembangan teknologi, maka semakin mudah juga untuk menyebar berbagai hal, dan tidak terkecuali pornografi. Inilah salah satu dampak negatif dari teknologi. Zaman sekarang ini pornografi menjadi lebih mudah di akses, sehingga diperlukan peran orang tua untuk mengawasi terus pengunaan internet oleh anak-anaknya.

Gambling

Arti dari gambling adalah perjudian. Dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat saat ini, dapat kita lihat bahwa perjudian juga semakin menjamur di internet. Banyak permainan online di dunia maya yang memiliki konsep perjudian. Jika dimainkan oleh anak-anak, tentu saja akan mengajari dia untuk berjudi dalam suatu permainan. Selain itu, perjudian online juga dapat kita temukan pada pertarungan bola. Ada banyak pasar judi bola bertaburan di intenet.

Deindividuasi
Deindividuasi merupakan proses hilangnya kesadaran individu karena melebur didalam kelompok (pikiran kolektif). Keadaan deindividuasi ini dapat membawa individu pada perilaku yang melanggar norma, untuk kasus yang terekstrim mereka dapat membakar orang hidup-hidup serta memutilasi orang. Deindividuasi mengurangi peran identitas diri atau personalitas individu pelaku ataupun korbannya. Keadaan ini biasanya juga terjadi di kota-kota besar yang padat penduduk.

Nah, selain itu ada juga perilaku negatif yang dilakukan individu terhadap individu lain, karena dampak dari penggunaan internet.

Cyber Crime
            Tindakan kriminal di dunia maya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Kasus kejahatan di dunia maya sudah banyak terjadi. Para pelaku memanfaatkan teknologi internet untuk menipu individu atau kelompok tertentu sehingga mendapatkan sesuatu dari individu atau kelompok tersebut.

Cyber Cheating
Bisa dibilang perselingkuhan. ketika seseorang yang secara nyata memiliki pasangan di dunia nyata, mereka bisa memiliki pasangan juga didunia maya. Misalnya , pria beristri memiliki sebuah akun di jejaring sosial, sedangkan istrinya tidak. Tanpa sepengetahuan istrinya, si suami memasang status ‘single’ di akun jejaring sosialnya itu. Sehingga secara tidak langsung, pria beristri ini berkesempatan untuk memiliki gadis single lainnya.

Cyber Flirting
Adalah merayu atau menggoda yang dilakukan dalam dunia maya. Dikategorikan negatif karena terkadang si penggoda tidak menggunakan bahasa yang baik atau bahkan si penggoda ini adalah penyamar pada suatu akun yang bukan miliknya. Hal itu bisa membuat masalah pada pemilik akun aslinya. Atau jika si penggoda menggunakan akun dirinya sendiri pada jejaring sosial lalu menggoda orang lain yang ternyata telah memiliki pasangan, maka dia akan mendapatkan masalah dari pasangan orang yang telah dia goda, dan kemungkinan akan mendapat tindakan yang tidak wajar.

Jadi, pada dasarnya internet diciptakan untuk membantu pekerjaan manusia dalam mencari informasi, hiburan ataupun dalam mengerjakan tugas. Bisa dikatakan bahwa tidak ada maksud negatif pada saat internet diciptakan. Akan tetapi, seiring dengan perkembangannya, internet mulai disalahgunakan oleh manusia. Penyalahgunaan ini disebabkan oleh pihak-pihak tertentu yang memberi celah bagi para pengguna internet untuk melakukan sesuatu yang negatif atau juga dari sisi pengguna internet itu sendiri. Oleh karena itu, kita perlu mengendalikan diri ketika menggunakan internet dan memanfaatkan teknologi internet dengan baik dan tepat.